Kali ini, saya terpaksa harus bertugas ke Palangka Raya, meninggalkan anak istri di Jawa. Alhamdulillah , tidak lama, hanya lima belas hari saja. Tetapi setelah itu, 'pulang' beberapa hari di Jakarta, harus kembali bertugas lima belas hari, ke Papua lagi; lagi dan lagi. Hari-hari pertama di Palangka Raya dimulai dengan kekonyolan. Kekonyolan pertama, sejak naik mobil jemputan dari bandara menuju kota, sambil lihat pemandangan kanan kiri, boarding pass, kertas putih kecil agak tebal yang membuktikan bahwa kita benar-benar naik pesawat terbang itu dengan asyiknya saya buat mainan, lipat-lipat, lipat lagi sebagaimana biasanya saya melipat-lipat tiket busway saat berangkat ke kantor pagi hari. Tetapi karena boarding pass agak lebih tebal dan sedikit licin, jadi lebih asyik. Sesampainya di hotel, seingat saya, karena sudah lecek saya buang begitu saja boarding pass tadi di tempat sampah di kamar. So why? Sabar ya.. Kekonyolan kedua, besok paginya, ketika hendak berang...
just wanna be myself: sebuah blog pencarian jati diri -halah,sok2an-