Skip to main content

Posts

Showing posts with the label curcol

Bunga Rampai

Saya sedang membeli makan malam di sebuah warteg sepulang kantor ketika seorang ibu diboncengkan anak atau suaminya berteriak histeris "MALIIING.." sambil mengejar sepeda motor yang lain, si penjambret. Seketika, spontan, orang-orang yang sedang nongkrong di tepi jalan pun membantu mengejar. Walaupun si ibu berkerudung itu berteriak maling, tetapi maklum (dapat dipahami) bahwa yang dimaksud adalah jambret. Jambret berbeda dengan maling, bukan hanya di inisialnya, J dan M. Jambret, preampok, garong, dan yang sejenisnya mengambil atau merampas barang orang lain secara terang-terangan/terbuka, sedangkan maling alias pencuri, juga pencopet melakukan hal yang sama secara tersembunyi. Hampir sejenis dengan maling adalah koruptor. Kenapa hampir? Karena ternyata para ulama' fiqh membedakannya. Kita bahas ini lain kali, insyaAllah ** Terakhir kali saya benar-benar menulis di blog ini adalah tentang Nasi Bakar, sekitar lima bulan yang lalu. Ketika itu tulisan saya t...

Curhat Seekor 'Ikan'

Perasaan ini tak bisa kusembunyikan Perasaan yang telah mengendap selama sekian Aku bagai spesies laut di air tawar Mati tak mau, hidup segan Dan di 'akuarium' ini seakan tiada kawan Para 'ikan' air tawar bukannya tak menganggapku teman Namun itu tak bisa menghilangkan perbedaan Kami berbeda; mulai pemikiran, ucapan, sampai tindakan Bahkan cara 'berenang' Entah sampai kapan Tapi satu saat, aku harus berani melompat keluar[] @erwinyulianto

Dilema Tugas ke Daerah

Di unit kerja saya, para staf terbagi menjadi dua 'kubu', kubu suka tugas ke daerah dan kubu anti tugas ke daerah. Kubu suka tugas ke daerah terdiri dari 1) para bujangan yang belum punya 'beban hidup' dan memang punya hobi traveling , 2) staf-staf yang rajin dan/atau 3) staf yang suka dapat tambahan penghasilan. Ya, karena kami mendapatkan uang perjalanan dinas yang lumayan ketika bertugas ke daerah. Kubu yang satu, kebalikannya, anti ke daerah, adalah staf yang 1) sudah cukup punya banyak uang, misalnya karena suami sudah kaya raya dan mungkin mereka bekerja sekadar mengisi waktu luang saja, 2) ibu-ibu yang sangat mencintai keluarganya sampai susah jika harus berpisah barang sehari saja, dan/atau 3) bapak-bapak yang seperti ibi-ibu nomor dua. Saya, tentu saja termasuk ke dalam kubu kedua poin tiga. *Hhe* Praktis, tahun 2012 yang lalu, saya 'hanya' empat kali ke daerah dengan total kurang lebih 29 hari. Empat belas hari bertugas ke Jayapura di awal tahu...

sepi

melayang keluar pikiran di kepala ini menerawang membelah langit, mengarungi samudera secepat kilat, sesering kedipan mata menuju satu titik di desa seberang sana tempat berkumpulnya rindu-rindu bertemu untuk sekadar melelehkan senyum ** angan-angan memang selalu lebih menyenangkan tapi tak jarang hanya tipuan bukan. bukan kami tak mensyukuri bukan juga berbangga diri entah, ini seperti dilema tak berujung terjadi dan terjadi lagi sepi ini selalu saja terulang kembali

penghuni terakhir

Normalnya, ada satu pejabat eselon III, tiga pejabat eselon IV, dan tiga belas orang staf di ruangan ini. Namun, hari-hari ini memang "tak normal". Sebagian besar pegawai Inspektorat sedang bertugas di kantor pusat --kira-kira 10 km dari kantor Perwakilan DKI Jakarta ini. Yah, sejak unit kerja kami "terusir" dari kantor pusat setahun yang lalu, keadaannya jadi sering seperti ini. Sejak hari senin, si pejabat eselon III, satu pejabat eselon IV, dan seorang staf menyusun pedoman pemeriksaan manajemen di kantor pusat. Kenapa harus di kantor pusat? Karena sebagian tim penyusun pedoman tersebut multitasking -juga sedang melaksanakan tugas lainnya di kantor pusat. Selain itu, pejabat eselon I kami juga lebih sering ngantor di pusat --secara tidak ada eselon I lain yang ruang kerjanya tidak di kantor pusat. Sebagian lain, dua pejabat eselon IV, dan enam orang staf sedang melaksanakan reviu kelembagaan --juga di kantor pusat. Kenapa di kantor pusat? Secara re...

ranah rumit

kamu bertannya, "apa yang harus aku lakukan?" sungguh, kamu tidak harus melakukan apapun, Kawan kamu hanya perlu tersenyum seperti biasa tertawa___ aku tahu kamu seorang penyedih pemurung___ tapi aku juga tahu kamu punya sejuta keceriaan untuk mengusirnya atau (sekadar untuk) menutupinya[?] entahlah, tapi di mataku, kamu orang yang tegar walaupun terkadang aku mendapatimu tersungkur tapi sebagai manusia biasa, itu lebih dari wajar dan aku paling suka setelahnya melihatmu bangkit kamu mampu mengatasinya meskipun di ranah rumit

#galau

aku ingin medingin sedingin es beku di dalam freezer di kutub utara sampai tak terasa apa-apa tidak getaran, tidak juga suara barangkali hidup es batu lebih tenang[?] lebih tidak bergejolak datar_____________ tapi kata orang, life is never flat o kalau begitu, es batu itu tak bisa dikatakan hidup dan aku sekarang belum ingin mati o kalau begitu, biarlah seperti ini tetap menjadi manusia hangat; berdarah panas terkadang saja mendingin tapi tak perlu sampai sedingin es beku di dalam freezer di kutub utara es batu