Skip to main content

Posts

Showing posts with the label galau

Bunga Rampai

Saya sedang membeli makan malam di sebuah warteg sepulang kantor ketika seorang ibu diboncengkan anak atau suaminya berteriak histeris "MALIIING.." sambil mengejar sepeda motor yang lain, si penjambret. Seketika, spontan, orang-orang yang sedang nongkrong di tepi jalan pun membantu mengejar. Walaupun si ibu berkerudung itu berteriak maling, tetapi maklum (dapat dipahami) bahwa yang dimaksud adalah jambret. Jambret berbeda dengan maling, bukan hanya di inisialnya, J dan M. Jambret, preampok, garong, dan yang sejenisnya mengambil atau merampas barang orang lain secara terang-terangan/terbuka, sedangkan maling alias pencuri, juga pencopet melakukan hal yang sama secara tersembunyi. Hampir sejenis dengan maling adalah koruptor. Kenapa hampir? Karena ternyata para ulama' fiqh membedakannya. Kita bahas ini lain kali, insyaAllah ** Terakhir kali saya benar-benar menulis di blog ini adalah tentang Nasi Bakar, sekitar lima bulan yang lalu. Ketika itu tulisan saya t...

Curhat Seekor 'Ikan'

Perasaan ini tak bisa kusembunyikan Perasaan yang telah mengendap selama sekian Aku bagai spesies laut di air tawar Mati tak mau, hidup segan Dan di 'akuarium' ini seakan tiada kawan Para 'ikan' air tawar bukannya tak menganggapku teman Namun itu tak bisa menghilangkan perbedaan Kami berbeda; mulai pemikiran, ucapan, sampai tindakan Bahkan cara 'berenang' Entah sampai kapan Tapi satu saat, aku harus berani melompat keluar[] @erwinyulianto

sepi

melayang keluar pikiran di kepala ini menerawang membelah langit, mengarungi samudera secepat kilat, sesering kedipan mata menuju satu titik di desa seberang sana tempat berkumpulnya rindu-rindu bertemu untuk sekadar melelehkan senyum ** angan-angan memang selalu lebih menyenangkan tapi tak jarang hanya tipuan bukan. bukan kami tak mensyukuri bukan juga berbangga diri entah, ini seperti dilema tak berujung terjadi dan terjadi lagi sepi ini selalu saja terulang kembali

ranah rumit

kamu bertannya, "apa yang harus aku lakukan?" sungguh, kamu tidak harus melakukan apapun, Kawan kamu hanya perlu tersenyum seperti biasa tertawa___ aku tahu kamu seorang penyedih pemurung___ tapi aku juga tahu kamu punya sejuta keceriaan untuk mengusirnya atau (sekadar untuk) menutupinya[?] entahlah, tapi di mataku, kamu orang yang tegar walaupun terkadang aku mendapatimu tersungkur tapi sebagai manusia biasa, itu lebih dari wajar dan aku paling suka setelahnya melihatmu bangkit kamu mampu mengatasinya meskipun di ranah rumit

#galau

aku ingin medingin sedingin es beku di dalam freezer di kutub utara sampai tak terasa apa-apa tidak getaran, tidak juga suara barangkali hidup es batu lebih tenang[?] lebih tidak bergejolak datar_____________ tapi kata orang, life is never flat o kalau begitu, es batu itu tak bisa dikatakan hidup dan aku sekarang belum ingin mati o kalau begitu, biarlah seperti ini tetap menjadi manusia hangat; berdarah panas terkadang saja mendingin tapi tak perlu sampai sedingin es beku di dalam freezer di kutub utara es batu