Saya sedang membeli makan malam di sebuah warteg sepulang kantor ketika seorang ibu diboncengkan anak atau suaminya berteriak histeris "MALIIING.." sambil mengejar sepeda motor yang lain, si penjambret. Seketika, spontan, orang-orang yang sedang nongkrong di tepi jalan pun membantu mengejar. Walaupun si ibu berkerudung itu berteriak maling, tetapi maklum (dapat dipahami) bahwa yang dimaksud adalah jambret. Jambret berbeda dengan maling, bukan hanya di inisialnya, J dan M. Jambret, preampok, garong, dan yang sejenisnya mengambil atau merampas barang orang lain secara terang-terangan/terbuka, sedangkan maling alias pencuri, juga pencopet melakukan hal yang sama secara tersembunyi. Hampir sejenis dengan maling adalah koruptor. Kenapa hampir? Karena ternyata para ulama' fiqh membedakannya. Kita bahas ini lain kali, insyaAllah ** Terakhir kali saya benar-benar menulis di blog ini adalah tentang Nasi Bakar, sekitar lima bulan yang lalu. Ketika itu tulisan saya t...
just wanna be myself: sebuah blog pencarian jati diri -halah,sok2an-