Skip to main content

Posts

Logika Tak Sampai

seperti berteduh sejenak di sebuah pohon Para pecinta akhirat adalah manusia-manusia bercitarasa tinggi. Para pecinta dunia adalah manusia-manusia berselera rendahan. Tak habis pikir, masih ada saja –bahkan mayoritas- manusia pontang-panting mengejar nenek-nenek ber-make up tebal (dunia, red) dan justru mencampakkan gadis cantik di balik tirai hijab (surga, red). Tak ubahnya seperti anak kecil yang lebih memilih permen daripada uang satu juta –bahkan lebih parah-. Logika tak sampai.. “seandainya dunia ini berharga di sisi Allah seharga sebelah sayap nyamuk saja, niscaya Dia tidak akan memberikannya kepada orang-orang kafir, walaupun hanya seteguk air.” *H.R. Tirmidzi* Faktanya, orang-orang kafir berjaya di dunia, hampir-hampir semua yang ada di dunia Allah berikan kepada mereka, betapa tidak berharganya dunia.. Anehnya, hanya demi sesuap nasi, selekat pakaian di badan, sebongkah kekuasaan, secuil daging, mereka rela mempertaruhkan jiwa raga untuk mencicipi dahsyatnya siksa ner...

Imunisasi, Satu Lagi Siasat Keji Yahudi

imunisasi dalam timbangan Alhamdulillah , istri saya saat ini telah memasuki bulan keempat kehamilannya. Persiapan demi persiapan menjadi sepasang ayah dan ibu yang baik pun mulai kami usahakan. Masalah kesehatan menjadi prioritas utama bagi kami –tentu saja setelah masalah agama-. Salah satu yang menjadi topik pembicaraan kami dalam penantian sang buah hati adalah imunisasi atau vaksinasi. Qodarulloh , setelah mencari-cari informasi, bukan hanya ilmu tentang baik atau buruk sebenarnya vaksinasi tersebut, saya justru mendapatkan lebih, tentang indikasi kuat adanya konspirasi Yahudi –lagi-lagi Yahudi Laknatulloh - di balik program vaksinasi ini. Berikut saya ringkaskan artikel “Imunisasi, Siasat Yahudi Lumpuhkan Generasi” dalam Tabloid Bekam pada edisi yang mengangkat Imunisasi sebagai topik utamanya. Semoga bermanfaat. Apa itu Imunisasi/Vaksinasi? Bila bibit penyakit penderita TBC, Hepatitis, Meningitis, HIV, Campak, Polio atau penyakit lai...

change!

aku ingin mengubah dunia ini. tapi belum bisa.. aku ingin mengubah negara ini. tapi belum bisa.. aku ingin mengubah kota ini. tapi belum bisa.. aku ingin mengubah keluarga ini. tapi belum bisa.. maka, aku ingin mengubah diri sendiri dulu. ***

uang kertas

Pernahkah kita berpikir atau pernahkah terpikir oleh kita, bahwa hidup kita akan seperti ini, SANGAT TERGANTUNG PADA KERTAS. Setiap hari hampir setiap manusia berlombalomba mengumpulkan KERTAS. Kertas. Kertas yang sebenarnya mempunyai nilai intrinsik –kalau tidak boleh dikatakan tidak bernilai- yang sangat minim itu kini -atau bahkan dari dulu- telah menjadi raja dunia. Dipujapuja. Diperebutkan setiap orang. Didewadewakan. Bahkan tak jarang kita baca di koran, orang berbunuhbunuhan hanya karena KERTAS. Menyedihkan sekali. Iya, kertas itu bernama –atau lebih tepatnya dinamai uang. Uang KERTAS. Kertas yang telah berevolusi menjadi uang. Sejarah uang kertas uang kertas Bagaimana ceritanya KERTAS bisa berevolusi menjadi UANG? Begini Saudara-saudara.. Pada zaman dahulu kala, untuk memenuhi kebtuhan hidupnya manusia melakukan barter, yaitu menukarkan barang yang dimil...

bingung iedul adha ?

Sama. Saya juga agak bingung.. Ini mukadimah Ustadz Abu Qotadah dalam pembahasan ikhtilaf mengenai iedul adha tempo hari:   setiap orang beramal berdasarkan ilmu yang telah sampai kepadanya yang dia yakini. dalam hal penetapan iedul adha (termasuk di dalamnya puasa arafah) memang terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama. yang harus dilakukan adalah, memilih di antara pendapat ulama tersebut, yang lebih kita yakini kebenarannya berdasarkan dalil/hujjahnya. Allahu Ta`ala A`lam. Jadi, baca2 dulu di sini , pahami, kemudian pilih yang kita yakini.. Allahu Ta`ala A`lam.