Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

VBAC untuk Ibrahim (2): Memupuk Asa

SOLO-- Pada usia kehamilan memasuki pertengahan bulan ke enam, kurang dari sebulan menjelang Ramadhan 1434 H, karena saya hendak bertugas ke luar kota dan 'kami' ingin melahirkan anak kedua di kampung, saya mengantar istri, Maryam, dan tentu saja calon adiknya Maryam pulang ke Solo. Salah satu agenda pertama di Solo adalah periksa ke dokter Solo. Beliau adalah dr. Aniek, salah seorang Dokter Spesialis Kandungan di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah, Solo. Maklum, setelah kejadian periksa ke dokter Jakarta itu, istri saya tidak berkenan memeriksakan kandungannya lagi di Jakarta, walaupun ke dokter lain, walaupun ke sekadar bidan. Walhasil, hampir dua bulan penuh, istri saya tidak memeriksakan kandungannya.
Kepada dr. Aniek, kami mengonsultasikan vonis dokter Jakarta itu, lengkap dengan dokumen pendukung berupa print-out hasil USG yang sudah diberi catatan-keterangan si dokter Jakarta. Ternyata, dr. Aniek kurang sependapat dengan dokter Jakarta itu. Satu, beliau tidak mengangga…

VBAC untuk Ibrahim

JAKARTA-- Ketika itu, usia kehamilan anak kedua kami memasuki bulan keempat. Saya tahu kesedihan itu; kesedihan seorang ibu muda ketika dokter memvonisnya, Caesar lagi untuk kehamilan kali kedua ini. Kesedihan itu justru semakin tergambar ketika ia mencoba mengalihkan perhatiannya (juga perhatian suaminya) kepada binatang kecil yang dianggapnya aneh di lapangan parkir rumah sakit, seekor uler gagak *begitu kami menyebutnya di kampung* dengan ukuran yang ia anggap tidak biasa.
Dokter Spesialis Kandungan tersebut berkesimpulan seperti itu setelah memeriksa (dengan USG) kandungan istri saya. Katanya, bekas jahitan Caesar pada kelahiran pertama dulu tidak sembuh dengan sempurna, ada celah yang tidak tertutup, tidak menyambung sempurna, yang sekaligus membuat tebal lapisan rahim bekas jahitan tersebut kurang memenuhi syarat untuk VBAC (Vaginal Birth After Caesar), Persalinan Normal Setelah --persalinan sebelumnya-- Caesar.
Hancurlah hati istri saya, yang saya tahu ia sangat ingin melahirk…