Tuesday, July 26, 2011

menjadi orang asing..

ketika mata-mata itu masih lelap, ketika kebanyakan lambung masih lekat dengan tempat tidur, ketika ruh-ruh masih melayang di alam mimpi; dia telah bangun untuk menunaikan shalat fajar -berjama’ah di masjid, kemudian berdzikir pagi..

ketika orang-orang sibuk dengan dunia; dia selalu meluangkan waktu untuk shalat dhuha..

ketika kebanyakan manusia sedang tunggang langgang mencari makan siang; dia dzuhur -berjama’ah di masjid..

ketika orang-orang berkemas-kemas pulang; dia ashar -berjama’ah di masjid, kemudian berdzikir petang..

ketika kebanyakan orang beristirahat setelah lelah seharian mencari uang; dia shalat maghrib -berjama’ah di masjid..

ketika orang-orang menyantap makan malam; dia shalat isya’ -berjama’ah di masjid..

ketika mata-mata itu telah kembali terlelap, ketika kebanyakan lambung kembali lekat dengan tempat tidur,  ketika ruh-ruh kembali melayang di alam mimpi; dia kembali terjaga untuk shalat malam..

ketika kebanyakan orang menganggap biasa meninggalkan shalat; dia tetap menegakkannya meskipun telah sekarat..

ketika kebanyakan manusia memilih bernyanyi; dia membaca kitab suci..

ketika kebanyakan manusia lebih hafal ratusan lirik lagu; dia hafal berjuz-juz al-Qur’an..

ketika orang-orang mati-matian belajar Bahasa Inggris; dia belajar Bahasa Arab..

ketika orang-orang memperbaiki grammar dan spelling-nya; dia memperbaiki tajwid dan makhraj-nya..

ketika orang-orang mengejar dan berbangga dengan gelar-gelar dunia; dia hanya ingin satu gelar, Abdullah..

ketika orang-orang memenuhi perutnya, menggemukkan badannya; dia perbanyak berpuasa..

ketika manusia berlomba-lomba mengumpulkan harta; dia berlomba-lomba menuntut ilmu..

ketika orang-orang sibuk menghitung hartanya; dia sibuk menghitung zakatnya..

ketika manusia mengkhawatirkan kemiskinan; dia mengkhawatirkan dosa-dosanya..

ketika orang-orang memimpikan liburan ke luar negeri; dia memimpikan naik haji..

ketika orang-orang mengidolakan orang-orang barat; idolanya hanya Rasulullah Muhammad -shalAllahu ‘alayhi wassalam..

ketika orang tak melepaskan sumpalan earphone di telinganya –entah apa yang mereka dengarkan- di jalan-jalan; dia tak mengeringkan lisannya dari dzikrullah..

ketika para wanita ramai-ramai pamer aurat; ia menutupnya rapat-rapat..

ketika para laki-laki mengumbar pandangan; dia menundukkannya..

ketika orang-orang berbangga dengan dan berlomba dalam kecantikan dan ketampanannya; dia hanya ingin memperbaiki agama dan akhlak-nya..

ketika orang-orang berpacaran sampai tua; dia menikah muda..

ketika manusia berdesak-desakkan di konser musik; ia duduk tenang di majelis ilmu..

ketika manusia banyak tertawa; dia banyak menangis..

ketika kebanyakan manusia lebih senang menonton televisi dan mendengarkan musik; dia nyaman mendengar lantunan ayat suci al-Qur’an dan kajian..

ketika orang-orang lebih suka membaca koran, majalah, tabloid; dia membaca buku-buku agama..

ketika membicarakan kejelekan orang menjadi budaya; dia menutup telinga dan membungkam mulutnya..

ketika orang-orang bercita-cita tentang wanita, harta, dan tahta; dia hanya mengharapkan surga dan wajah-Nya..

ketika orang-orang merindukan apa yang dirindukan hawa nafsunya; dia hanya merindukan perjumpaan dengan Rabb-nya..

ketika manusia berlomba-lomba membangun dunianya; dia membangun akhiratnya..

“Islam itu berawal dari keterasingan dan akan kembali menjadi asing seperti awalnya. Maka beruntunglah orang-orang asing.”
[HR. Muslim No. 145]

al ghuroba'





















*demi Allah, saya tidak sedang membicarakan diri sendiri, tapi demi Allah saya ingin seperti dia, saya ingin menjadi orang asing saja..

2 comments:

  1. terenyuh akh, mmbacanya izin copas ya,..

    ReplyDelete