Skip to main content

akuntansi keuangan vs akuntansi manajemen

Baca dulu yang ini: soal  Makalah Seminar Akuntansi Keuangan.

Kemarin malam, kuliah Seminar Akuntansi Keuangan. Tugas menulis makalah yang telah dibereskan hari Sabtu Minggu tempo hari, dikumpulkan. Judulnya, MANAJEMEN LABA, BAIK ATAU BURUK?

Sebenarnya memang agak riskan memakai kata "manajemen" dalam judul makalah akuntansi keuangan, bisa-bisa dikira salah ngumpulin makalah akuntansi manajemen di kelas akuntansi keuangan. Tetapi, karena keliatannya dosen kali ini cukup berkompeten, maka saya tak ragu memakai judul itu.

Satu jam berlalu dari jam tujuh, Sang Dosen telah selesai -mungkin sekadar- membaca-baca Judul, Daftar Isi, dan Kesimpulan puluhan makalah mahasiswa satu kelas malam itu. Segalanya berjalan baik sampai bapak itu bilang, "Ada dua makalah yang bisa dipake hari senin *senin adalah hari kelas Seminar Akuntansi Manajemen yang beliau asuh juga*, Manajemen Laba, Baik atau Buruk dan ..." *jeleger, terdengar backsound seperti suara petir menyambar di siang bolong* Itu makalah saya. Hikz..

Keyakinan saya bahwa "manajemen laba adalah topik akuntansi keuangan, dan bukan topik akuntansi manajemen" untuk sementara goyah malam itu, hanya sementara. Panik. Karena sepekan sebelumnya, ketika Sang Dosen meminta mahasiswa yang ingin maju presentasi hari pertama untuk tunjuk tangan, saya dengan pede-nya tunjuk tangan. Artinya, pekan depan saya harus presentasi! Bagaimana jika makalah itu tidak bisa dipakai sama sekali?! Membuat makalah setebal minimal 25 halaman -plus persiapan presentasi- dalam satu minggu hampir mustahil bagi saya saat pekerjaan di kantor juga sedang sibuk-sibuknya. Saya pun membujuk dan merayu teman samping kiri kanan bangku saya untuk bertukar jadwal presentasi. Nihil, tak ada yang mau membantu. *Sang Dosen masih membahas kesalahan-kesalahan dalam penulisan makalah teman-teman yang lain, tidak ada yang "separah" milik saya*

Ya sudahlah. Mencoba menenangkan diri, saya pikir-pikir, saya tetap yakin bahwa manajemen laba lebih dekat kepada isu akuntansi keuangan daripada isu akuntansi manajemen. Selesai kuliah, saya bilang ke si bapak, alhamdulillah, katanya makalah itu masih tetap bisa "dipakai", asal pembahasannya diarahkan ke akuntansi keuangannya. Sedikit berdebat dengan Sang Dosen, saya jadi berpikir, mungkin Sang Dosen salah paham karena belum membaca makalah saya tersebut seluruhnya, baru sebagian kecil, ya, sebagian kecil. Lega lah saya. Mungkin saya akan mengganti istilah Manajemen Laba dengan Rekayasa Laba agar tak lagi terjadi hal yang sama saat presentasi.

So, fokus saya untuk presentasi pekan depan, insyaAllah, jadi ada dua, MANAJEMEN LABA, BAIK ATAU BURUK? dan MANAJEMEN LABA, AKUNTANSI MANAJEMEN ATAU AKUNTANSI KEUANGAN?

yang ini judul yang jelas..

Comments

  1. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Manajemen Laba, Baik atau Buruk ? (5)

Praktik-praktik Manajemen Laba Fenomena adanya praktik manajemen laba pernah terjadi di pasar modal Indonesia, khususnya pada emiten manufaktur di Bursa Efek Jakarta. Contoh kasus terjadi pada PT Kimia Farma Tbk. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal, 2002), diperoleh bukti bahwa terdapat kesalahan penyajian dalam laporan keuangan PT Kimia Farma Tbk., berupa kesalahan dalam penilaian persediaan barang jadi dan kesalahan pencatatan penjualan, dimana dampak kesalahan tersebut mengakibatkan overstated laba pada laba bersih untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2001 sebesar Rp32,7 miliar. Kasus yang sama juga pernah terjadi pada PT Indofarma Tbk. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bapepam terhadap PT Indofarma Tbk. (Badan Pengawas Pasar Modal, 2004), ditemukan bukti bahwa nilai barang dalam proses diniliai lebih tinggi dari nilai yang seharusnya dalam penyajian nilai persediaan barang dalam proses pada tahun buku 2001 sebesar  Rp28,87 miliar. Akibatnya penyajian terla…

Cara Bikin Daftar Isi Otomatis di Ms Word

Capek dong, yah? Tiap kali atasan ngerevisi konsep laporan, kamu harus neliti lagi halaman demi halaman buat nyocokin nomor halaman ke daftar isi? Mending-mending kalau atasan kamu (yang ngrevisi) cuma satu, kalau ada lima belas?! Sebenernya kalau kamu pinter dikit, suruh aja junior kamu yang ngerjain bikin aja daftar isinya belakangan pas laporan udah final. Tapi karena kamu maunya pinter banyak, bikin aja daftar isi otomatis! Kayak gimana tuh, yuk kita bahas. Bagi yang belum tahu, semoga berguna. Bagi yang udah tahu, ngapain kamu masih di sini? Pergi sana! Aku tidak mau melihat mukamu lagi! Enyahlah!! #becanda, *sinetron banget ya*
Sebelumnya, karena saya memakai Ms Office 2010, maka saya akan jelaskan berdasarkan versi tersebut. Apa? Kamu pakai Ms Office 2007? Ga masalah, mirip-mirip kok. Apa? Kamu masih pakai Ms Office 2003? Plis deh, itu udah sewindu lebih. Apa? Ms Office kamu bajakan? Itu urusan kamu! Apa? Ms Office kamu versi 2003 dan bajakan? Wuargh!! Apa? kamu belum bisa pak…